Zohri Gundala Juara Dunia Di Istana Bogor : Ganjalan Hati Presiden RI Jokowidodo, Keliru Orang Besarnya

Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat, siang ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo menerima langsung kedatangannya sekira pukul 14.00 WIB di Ruang Teratai Istana Bogor.

LAPORnews.com, Bogor – Dengan mengenakan jaket berwarna putih dipadankan dengan bawahan merah lengkap dengan medali emas yang diraihnya, Zohri Gundala Sang Juara Dunia Lari Sprint 100 m memasuki ruangan Istana Bogoe, terlihat Presiden RI Joko Widodo mengenakan jaket Asian Games telah menunggunya.

Zohri Gundala Sang Juara Dunia langsung disalami Presiden RI Jojowidodo sebelum berpose bersama untuk diabadikan para juru foto yang hadir.

Bersama Zohri Gundala Sang Juara Dunia yang berada di sebelahnya, Kepala Negara sekali lagi menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Zohri.

Tentunya kita bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh Lalu Muhammad Zohri di ajang kejuaraan dunia U-20 lari 100 meter,” ucapnya.

Selain itu, Presiden mengungkapkan ganjalan yang ada di hatinya menanggapi keinginan Zohri Gundala yang disampaikan kepada media beberapa waktu lalu, saat Zohri diwawancara media mengenai kesediaannya untuk bertemu Presiden Joko Widodo, dijawab Zohri bahwa ia mengaku bangga apabila dapat bertemu dengan “orang besar”.

“Apa jawaban Zohri Gundala ? Mau banget, ketemu orang besar,” tutur Presiden menirukan jawaban Zohri.

Atas jawaban tersebut, Kepala Negara mengatakan bahwa Zohri Gundala Sang Juara Dunia Lari 100 m lah yang sebenarnya sebenarnya figur besarnya. Bayangkan saja, dengan segala kekurangan yang ada, Zohri Gundala mampu membuktikan bahwa ia mampu mengungguli para pesaingnya meski tak diunggulkan. Menjadi Yang Terbaik, Tercepat Juara Dunia Sprinter U 20 dari lintasan tersulit (line 8) yang bahkan Juara Dunia-dunia lainnya tidak ada yang mampu unggul kalaw berada dilintasan cere line 8 yang tidak diunggulkan

“Ini yang keliru, yang mengganjal di hati saya. Orang besarnya itu bukan di sini, tapi Zohri. Dia (Zohri Gundala, red) yang orang besar,” ujar Presiden RI Jokowidodo.”

Secara khusus Presiden berpesan kepada Zohri agar tak lekas berpuas diri. Ia meminta Zohri agar terus giat berlatih untuk menghadapi ajang Asian Games 2018 dan pertandingan-pertandingan besar lainnya.  “Seluruh Rakyat Indinesia sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah diberikan kepada bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo kemudian mengajak Zohri untuk berkeliling di halaman sekitar Istana Kepresidenan Bogor. Sesekali keduanya tampak melakukan pembicaraan sembari berkeliling.

“Bapak Presiden berpesan semoga saya bisa menampilkan yang terbaik di Asian Games, semangat latihan, jangan sombong, dan selalu rendah hati karena perjalanan saya insyaallah masih panjang,” kata Zohri mengungkapkan salah satu pembicaraan dengan Presiden.

Bogor, 18 Juli 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

*) Baca/ tonton juga : http://lapornews.com/2018/07/18/denny-ja-lsi-daya-tarik-dan-dukungan-kepada-pancasila-menurun-sebabnya-selanjutnya-baca-saja-👇/ 

Denny JA LSI : Daya Tarik Dan Dukungan Kepada Pancasila Menurun, Sebabnya ? …

Editor.                         : Muhammad Davi Emalda

Sumber/ Laporan : Grup Wa LAPORnewa.com/ Ari S