2018 Atletik Dunia 100 m Gempar Kemunculan Gundala Zohri

Bayangkan, Tidak ada satu pun yang mampu, baik yang seniornya apalagi Juniornya atlet Dunia dikelas bergensi Atletik Lari 100 m. Walaupun itu atlet yang kaliber dunia bernama Carl Lewis, Ben Johnson, Asafa Powell, atau Pela, Usain Bolt.  Hanya Atlet yang terlahir Asli Indonesia, Kelahiran NTB yang juga akan bertanding di ASEAN GAMES berrnama The Gundala Lalu Muhammad Zohri. Putra NTB ini baru saja memenangi kejuaraan atletik junior di nomor paling bergengsi, 100 meter putra.

LAPORnews.com – Fenomenal, terluarbiasa, Amazing atau apalagi ungkapan kekaguman bisa dilontarkan semuanya untuk The Gundala Zohri. Ia menambah kegembiraan rakyat Republik Indonesia hari-hari ini. Bertubi-tubi video kemenangan yang terindahnya dalam sejarah Olahraga dibidang atletik bergengsi 100 m Kelas Dunia itu dibagikan, dikisahkan berulang.

Semua orang senang, termasuk Pimred LAPORnews.com yg langsung merilis dan menambahkan dari cuplikan cuplikan yang telah beredar hampir disemua sosmed.

PERS INDONESIA LAYAK MENGANGKAT BERITA INI SETINGGI LANGIT.

Perhatikan cuplikan vidio terindah, terlegenda dari Atletik nomor bergensi Lari 100 m. Lintasan Sang Legenda Baru Dunia Lari 100 m The Gundala putra NTB, Indonesia ZOHRI, memakai lintasan yang tersulit untuk meraih kemenangan karena nama-nama atlet dunia seperti Carl Lewis, Ben Johnson, Asafa Powell, Pela, atau Usain Bolt pun yang katanya pers luarnegeri paling top, tidak mampu menang bila memakai lintasan ini (lane 8). Jalur ini bukan Lintasan Unggulan.

Aturan IAAF (Federasi Asosiasi Atletik Internasional) nomor 166.3 mengatur, lintasan 3, 4, 5, dan 6 yang berada di tengah adalah lintasan unggulan, sedangkan 1,2, 7, dan 8 adalah lintasan cere.

Vidio The Gundala Zohri 👇

Ibaratnya, yang bertarung dari lintasan itu cuma pelari kebetulan belaka, peserta penggembira, pelari pelengkap. Mereka yang berada di lintasan tengah, bisa melirik ke kanan dan kekiri para pesaingnya dengan lebih mudah. Dengan kerlingan mata, mereka bisa melihat seberapa kuat pesaingnya melempar kaki ke depan. Sementara yang di pinggir, perlu usaha ekstra.

Disetiap race atau populer disebut Heat untuk mencapai final, mereka yang dapat mencapai waktu tercepat akan ditaruh di lintasan paling strategis ini. Oleh karena itu, dalam setiap kejuaraan atletik 100 meter yang resmi, junior ataupun senior, nyaris tak pernah ada pelari yang berhasil memenangkan lomba dari lintasan pinggiran ini. Carl Lewis, Ben Johnson, Asafa Powell, atau pelari 100 m yang paling top sekarang, Usain Bolt, selalu memenangkan lomba dari lintasan tengah ini. Biasanya, lintasan ini dihuni oleh atlet AS, Afrika, atau Amerika Tengah. Asia berada di tepian. Selalu begitu. Maka, ketika The Gundala Lalu Muhammad Zohri 

Bayangkan, ketika Sang Legenda Baru Dunia ( The Gundala Zohri, red) memulai final dari lintasan 8, tak ada satupun yang memperhatikan, bahkan juga kamera. Semua tertuju pada duet AS Anthony Schwartz dan Eric Harrison yang berada di lintasan 3 dan 4. Begitu pistol meledak di udara, semua pelari mengerahkan semua tenaga ke kaki-kaki mereka. Secara kasat mata, tiada yang lebih menonjol. Tiada yang tercecer. Namanya juga sudah final. Berebut medali emas. Berebut podium terbaik. Yang bertanding di situ adalah creme de la creme. Terbaik dari yang terbaik. Dalam 20 meter terakhir, semua pelari masih sejajar. Tapi, The Gundala Zohri kemudian menyentuh garis finish pertama dengan catatan waktu 10,18 detik. Schwartz dan Harrison di urutan berikutnya dengan catatan waktu sama, 10,24 detik.

redaksi LAPORnews.com sempat menangis haru melihat The Gundala Zohri sempat bingung ketika namanya menjadi pemuncak. Bahkan ketika duet pelari AS sudah memegang bendera, The Gundala Zohri tak kunjung mengibarkan Merah Putih. Mungkin karena memang The Gundala Zohri atau ofisial tak menyiapkannya.

Beberapa detik kemudian baru Merah Putih berkibar. Kemenangan The Gundala Zohri adalah kemenangan terlegenda dari legenda yang pernah dicapai oleh atlet Indonesia di pentas atletik dunia.

Boleh jadi pula, The Gundala Zohri adalah segelintir pelari tingkat dunia yang dapat memenangkan lomba lari cepat ini dari lintasan pinggiran. Legenda dari Legenda Atletik 100 m 2018 ini mengukir namanya di tengah-tengah arena kancah dunia atletik.

The Gundala Zohri, Juara Dunia Lomba Lari dari lintasan cere dan tersulit ini di Atletik 100 m, sepertinya pun sedang menyiapkan dirinya kembali untuk bertanding di ajang Games. Di negerinya sendiri.

*) Baca juga : http://lapornews.com/2018/07/11/ini-penjelasan-dinas-perhubungan-tentang-veri-mini/

Editor : Devia Djaelina Emmalda

By Muhammad Davi Emalda

Sumber : Grup Wa/ net

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *