SATGAS FPPA SULBAR di Kukuhkan Mama “Yo”

0
124

 

Mamuju, LAPORnews.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang  akrab disapa “Mama Yo” buat para anak-anak Indonesia, resmi Kukuhkan  Satuan Tugas Forum Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Barat  Guna untuk kesejahteraan perempuan dan anak. Bersama anggota DPR RI Komisi Delapan (VIII) dan Rombongan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat H.Amalia Fitri Aras, Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari, KAPOLDA Sulawesi Barat, DANREM 142/TATAG, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat ismail zainuddin, Kepala Kantor IMIGRASI Sulawesi Barat Teguh Setiadi  , KAKANWIL Kementerian Agama Sulawesi Barat Muhidin, Para Kelapa OPD Lingkup Sulawesi Barat, Para Anggota FORKOPIMDA Kabupaten Mamuju, Para Aktivis Pemerhati Perempuan Dan Anak, Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat pada Jumat,13 April 2018.

Melalui pengurus SATGAS FPPA SULBAR yang dikukuhkan pada 13/04/2018 dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor:188.4/677/SULBAR/IX/2017, sebagai perpanjangan tangan dari Menteri PP-PA RI untuk mensosialisasikan tiga program unggulan diantaranya Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi ketidak adilan bagi kaum perempuan. “Mama Yo” berharap bisa bekerjasama untuk menyelenggarakan 3 Program unggulan tersebut

Pada sambutannya, “mama yo” berharap kepada pemerintah daerah untuk membangun kebersamaan dan komitmen untuk melihat perempuan dan anak. Sesuai UUD 32 tahun 2002 tentang pemerintah daerah yang lama, masuk dalam peringkat ke 19. Dengan naiknya dari 19 ke 2 maka menunjukkan bahwa perempuan dan anak itu sangat penting untuk diperhatikan.

 

Ditambahkannya mengapa hal itu harus diperhatikan, bahwa pilar perempuan dan anak dianggap pilar yang menyelamatkan satu bangsa, perempuanlah yang menyelamatkan SULBAR dan anak-anaklah yang menyelamatkan masa depan SULBAR. Apalagi Indonesia dipilih jadi 1  dari 10 negara besar di dunia oleh PBB. Mengapa Indonesia dipilih..? sebab toleransi dianggap tinggi di Indonesia dan perempuan-perempuan dianggap cukup maju. Demikian untuk anak-anak Indonesia dipilih menjadi satu dari 4 negara besar untuk diperhatikan, dan menargetkan tahun 2030 sudah tidak ada lagi kekerasan pada perempuan dan anak.

Tanggapan Busman Rasyid salah satu anggota SATGAS FPPA sebagai perpanjangan tangan dari kementrian PP-PA RI, mengatakan Bahwa SATGAS bertugas secara cepat untuk melakukan pendampingan langsung terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak sampai tuntas . Serta melakukan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat tentang kategori kekerasan pada perempuan dan anak di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Untuk Diketahui Daftar Nama-Nama Pengurus Pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak dan SATGAS FPPA SULBAR.

  1. Gubernur Sulawesi BaratSebagai Dewan Pembina
  2. Wakil gubernur Sulawesi barat Sebagai Dewan Pembina
  3. Sekretaris daerah Sulawesi barat SebagaiDewan Pembina
  4. Kepala dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah Sulawesi barat SebagaiDewan Penasehat
  5. Kepala bidang kualitas hidup perempuan keluarga, data dan informasi SebagaiDewan Pakar
  6. H.Muhammad Jayadi, S.Ag, SH.MH Sebagai Ketua
  7. Ali Insyafandi sebagaiWakil Ketua
  8. Padli, SH.i, MH SebagaiSekretaris
  9. Busman Rasyid SebagaiWakil Sekretaris I
  10. Sudirman AZ, S.Pdi,M.Pd Sebagai Wakil Sekretaris II
  11. Hertin SamadSebagai Bendahara Umum
  12. Abd.Rasyid, STSebagai Wakil Bendahara
  13. Bidang Pemberdayaan Perempuan
  14. Dian Daniati (LSM Peduli Perempuan)
  15. Andi Marhani
  16. Darmiah P (Yayasan Tanjung Ngalo)
  17. Bungalia (Usaha Sekomandi)
  18. Junaeda, S, MM (STIE MUHAMMADIYAH)
  19. Lidya Astuti Ulfa (KPID SULBAR)
  20. Bidang Kekerasan Terhadap Perempuan
  21. Sitti Mustikawati, SE (KPID SULBAR)
  22. Rusnani (YASMIR)
  23. Arman Ali ( Yayasan Tanjung Ngalo)
  24. Firdaus (RADAR SULBAR)
  25. Reski (FAJAR SULBAR)
  26. Alfi Syahrin Nur, SH (KNPI SULBAR)

  III.            Bidang Kekerasan Terhadap Anak

  1. Ahmas SE (Yayasan Lagaligo)
  2. Rahmatia (KPI)
  3. Syarifuddin (Katinting.Com)
  4. Suwandi K Sebo (LSM Peduli Bangsa)
  5. Arisman ( Mala’biq.Com)
  6. Habluddin
  7. Bidang Tindak Pidana Perdagangan Orang
  8. Akriadi, SH (LBH Yusticia)
  9. Nurdiansyah (Seputar Sulawesi.Com)
  10. Ihsan (Permahi)
  11. Heri Siswanto (PPMI)
  12. Imran (Harian Radar)
  13. Arnols Said (Manakarra TV)
  14. Bidang Pemberdayaan/Penguatan Keluarga
  15. Dra.Patricia Tappi Sariang (FKGM)
  16. Abdul Waris ( Pegadaian Cab.Mamuju)
  17. H.Misrawati (Patayat NU)
  18. Darman ( Harian Radar)
  19. Rusdi
  20. Bidang Pemberdayaan Perempuan Dalam Bidang Politik
  21. Anhar (AJI kota Mandar)
  22. Kamiruddin AL ISLAM P,SH
  23. Edward Ade Saputra (Harian Fajar)
  24. Dahlan, DP (LAM SULBAR)
  25. Muchlis, S.Pdi
  26. Heril Putra Galib

DAFTAR NAMA-NAMA SATGAS FPPA

  1. Yurlin Tamba
  2. Misbahuddin
  3. Riswan
  4. Busman Rasyid
  5. Rhena
  6. Rukiah
  7. Fahrul
  8. Marini
  9. Syamsiah
  10. Nurfadillah
  11. Eka Nur Triana
  12. Sahabuddin
  13. Sampe Padang Pawa

(* Baca/Tonton : http://lapornews.com/2018/04/13/selayar-sang-perantara-penyembuhan-dari-batuampa-mamuju/

(* Baca/Tonton : http://lapornews.com/2018/04/12/investasi-untuk-anak-harus-besar-tegas-menteri-pp-pa-ri-di-mts-binanga/

Editor                  : Abangda

Sumber               : HMS-SITA


Warning: A non-numeric value encountered in /home/lapornew/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here