BEM Pusat Nasionalis Mengeluarkan 6 Manifesto, Ismail; Berharap Pihak Pemerintah Agar Segera Merespon dengan Cepat

Jakarta, Media IndonesiaRaya – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nasionalis) baru saja menyelenggarakan rapat Akbar dan konsolidasi kebangsaan di universitas Jayabaya Jakarta Selatan, yang dihadiri 83 BEM dari Sabang sampai Papua

Perihal kegiatan acara tersebut, BEM se-Indonesia khususnya membicarakan persoalan kebangsaan serta arah kedepannya BEM yang bernasionalis

Terbentuknya BEM Nasionalis tentunya guna mengalang persatuan dan kesatuan bangsa, namun dalam hal ini Koordinator pusat BEM Nasionalis melalui Ismail Marasabessy bersama rekan-rekan BEM Nasionalis nyatakan sikap (Manifesto) dengan beberapa poin di tugu proklamasi 45, Jakarta pusat pada tanggal (24/12/2016) dengan bunyi

– Menyerukan semua elemen anak bangsa agar bersama-sama bersatu menjunjung perbedaan, pluralitas (Keberagaman) dan kemajemukan demi persatuan Indonesia

– Mendesak pemerintah untuk tegas dalam penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi terhadap kasus-kasus yang saat ini terjadi atau kasus-kasus masa lalu

– Stop Politik Dinasti yang dapat merusak iklim demokrasi

– Meminta pemerintah agar menindak tegas perusahaan yang melakukan kerusakan lingkungan yang merugikan masyarakat dan bangsa Indonesia

– Mendukung upaya pemerintah dalam melaksanakan pemerataan pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan di seluruh Indonesia

– Menuntut pemerintah untuk menuntaskan pelanggaran HAM yang ada di Indonesia secara objektif

Ismail juga mengharapkan Manifesto bersama yang digelar di tugu proklamasi ini agar pemerintah dapat merespon dengan cepat, “Demikian manifesto ini kami sampaikan dengan telaah dan kajian yang mendalam dan kiranya pemerintah agar segera merespon dengan cepat,” tegasnya didepan para peserta, (Barto)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*