Asian AGRI Bagikan Premi Minyak Sawit Kepada Petani Rp 2,6 Mil

 

JAKARTA, Media IndonesiaRaya – Asian Agri Group salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit besar di Indonesia, untuk kali keempat memberikan premi minyak sawit berkelanjutan kepada para petani plasmanya.

Untuk hasil penjualan minyak sawit berkelanjutan pada periode 2015 lalu, premi minyak sawit berkelanjutan yang diberikan kepada petani plasma sejumlah Rp 2,6 miliar, yang diberikan kepada 6 asosiasi KUD yang menaungi sebanyak 71 KUD, dengan keanggotaan sekitar 29 ribu petani.

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita mengatakan, jarang terjadi perusahaan memberikan sharing keuntungan dengan petani mitranya. “Apalagi sharing keuntungan itu dibagi dua, ini jarang terjadi,” katanya saat menyaksikan pemberian premi minyak sawit berkelanjutan yang dilakukan pihak Asian Agri Group terhadap petani plasma di Jakarta, belum lama ini dihadiri Info SAWIT.

Enggartiasto berharap kegiatan itu bisa terus dilakukan, apalagi saat ini kendati aturan kebijakan mengenai Inti-Plasma masih ada, namun penerapannya sudah mulai terkikis. “Jumlahnya sudah mulai berkurang,” katanya.

Selain, bekerjasama dengan  petani plasma Enggartiasto pun mengapresiasi Asian Agri Group lantaran sudah mulai melakukan kemitraan dengan petani sawit swadaya, dengan menjadi standing buyer TBS petani swadaya, termasuk melakukan pendampingan untuk peningkatan budidaya. “Kami jelas berpihak kepada petani, kita tidak akan biarkan petani tepinggirkan, maka bentuk keberpihakan itu bisa berupa hasil panen petani bisa terserap semua,” katanya

Sementara dikatakan Direktur Asian Agri Group, Freddy Widjaya, Asian Agri telah bermitra dengan petani selama 29 tahun dengan petani sekitar 29 ribu petani dengan luas lahan sejumlah 60 ribu ha. “Kami pun mulai bermitra dengan petani sawit swadaya dengan luas sekitar 24 ribu ha,” katanya.

Lebih lanjut tutur Freddy, pemberian premi ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan. “Sejak 2011 lalu Asian Agri secara konsisten mendampingi petani plasma memperoleh sertifikat RSPO, ISCC. Pasar internasional utamanya negara-negara Eropa merupakan pasar potensial bagi ekspor minyak sawit berkelanjutan, sementara premi yang dihasilkan merupakan insentif tambahan bagi petani,” tandas Freddy, (Erwin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*